Moskow (KABARIN) - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan bahwa memorandum antara Iran dan Amerika Serikat tidak mencakup isu program rudal balistik Iran.
Pernyataan itu disampaikan Sharif dalam konferensi pers bersama Presiden Iran Masoud Pezeshkian di Pakistan, Selasa (23/6).
“Tanpa ragu saya katakan [isu] rudal balistik tidak pernah menjadi subjek pembahasan antara Iran dan Amerika Serikat. Sama sekali tidak dibahas, dan tidak disebutkan dalam MoU,” ujar Sharif.
Ia menambahkan, dokumen tersebut tidak memuat ketentuan apa pun terkait rudal balistik, sehingga menurutnya tidak ada dasar untuk mengaitkan isu tersebut dalam kesepakatan itu. Sharif juga menekankan pentingnya menghindari standar ganda dalam perlakuan antarnegara terkait kemampuan pertahanan.
Sebelumnya, pada 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat dilaporkan menandatangani memorandum secara tidak langsung untuk meredakan konflik militer yang berlangsung sejak akhir Februari. Kesepakatan itu mencakup penghentian operasi militer serta langkah-langkah deeskalasi.
MoU tersebut juga disebut mengatur pencabutan blokade angkatan laut oleh Amerika Serikat serta pemulihan jalur pelayaran Iran di Selat Hormuz.
Di sisi lain, Iran berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, sementara isu program nuklirnya akan dibahas dalam perundingan lanjutan dalam 60 hari ke depan.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026